Pertumbuhan Ekonomi Armenia akan mencapai 4.5% pada tahun 2019 - Perkiraan IMF
Dalam 2019, pertumbuhan ekonomi Armenia akan menjadi sedikit lebih terkendali dan akan menghasilkan 4.5%, kata kepala misi Dana Moneter Internasional (IMF) Armenia Hossein Samiei.
Hossein Samiei
Kepala misi IMF di Armenia.
Dalam jangka menengah, pertumbuhan ekonomi diproyeksikan berkisar 4-5%. Diperkirakan bahwa inflasi dalam dua tahun ke depan, ketika faktor-faktor yang tidak lagi berpengaruh tidak lagi berpengaruh, secara bertahap akan mendekati target Bank Sentral sebesar 4%.
Samiei mencatat bahwa upaya fiskal sebaiknya terus diarahkan untuk menstabilkan utang publik, sekaligus memberikan peluang untuk investasi dan belanja.
Dia mencatat bahwa IMF mengandalkan 3-4 faktor utama saat menyusun perkiraan.
“Yang pertama adalah potensi pertumbuhan, yang mencerminkan kemungkinan pertumbuhan ekonomi atau kemungkinan batasan pertumbuhan. Di Armenia, menurut kami, angkanya 4-5%,” kata Samiyei.
Perwakilan dana tersebut mengakui bahwa pertumbuhan perekonomian Armenia pada tahun 2017 melebihi potensinya.
“Indikator perekonomiannya cukup tinggi, pada tahun 2017 tercapai pertumbuhan sebesar 7.5%, beberapa saat kemudian ditetapkan sedikit di atas 5%, yang khususnya disebabkan oleh penurunan pertumbuhan ekonomi mitra dagang,” ujarnya. dikatakan.
Faktor kedua, kata dia, faktor eksternal bisa memberikan dampak yang cukup serius terhadap pertanian kecil.
“Tahun ini kami memperkirakan lingkungan eksternal akan memainkan peran yang kurang positif, khususnya karena harga tembaga dan pengiriman uang dari luar negeri, yang memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Armenia,” kata Samiyei.
Dalam anggaran negara Armenia tahun 2019, pertumbuhan ekonomi ditetapkan sebesar 4.9%, dan inflasi - 2.7% (Pertumbuhan ekonomi di Armenia akan mencapai 4.5% pada tahun 2019 - perkiraan IMF, ARKA.am, (26 Februari 2019) (dalam bahasa Rusia)


